Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

TPA Supit Urang Picu Masalah Air Bersih, Wali Kota Malang Pilih Opsi Lain Selain Sumur Artesis

badge-check


					Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. (Shelly/VOJ) Perbesar

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. (Shelly/VOJ)

MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Wacana pembangunan sumur artesis di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang untuk mengatasi krisis air bersih bagi warga terdampak tak lagi jadi prioritas. Penjabat Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menilai solusi tersebut belum tentu aman dan justru berisiko mencemari air tanah akibat rembesan sampah.

“Memang sumur artesis terlihat menjanjikan, tapi jaraknya dengan timbunan sampah sangat dekat. Kalau kedalamannya tertentu, kita khawatir airnya malah tercemar,” tegas Wali Kota Malang belum lama ini.

Alih-alih memaksakan proyek senilai hampir Rp1 miliar yang belum tentu efektif, Wahyu memilih pendekatan yang lebih realistis. Selain biaya yang besar dan kebutuhan hibah lahan, menurut Wahyu, pelaksanaan sumur artesis juga sulit diwujudkan karena waktu penyusunan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) yang sempit.

“Kondisi anggaran kita sedang efisiensi. Kalau masuk PAK, waktunya sudah mepet. Perlu persetujuan DPRD juga, jadi belum memungkinkan,” jelasnya.

Untuk sementara, Pemkot Malang telah menggandeng Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dari dua wilayah—Kota dan Kabupaten Malang—untuk mencari titik temu penyediaan air bersih yang lebih cepat dan aman.

“Solusinya lebih enak kalau PDAM Kota dan Kabupaten duduk bersama. Jadi tanggung jawab penyediaan air bersih bisa lebih jelas dan pasti,” kata Wahyu.

Upaya kolaboratif ini menurutnya lebih fleksibel jika menggunakan pendekatan bisnis ke bisnis (B2B) dibanding harus mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang prosesnya lebih rumit.

“Kalau lewat B2B, prosesnya lebih cepat karena nggak terlalu terikat regulasi. PDAM juga sudah survei dan lapor ke saya, Kabupaten juga sudah setuju. Kita tinggal menyepakati bentuk kerjasamanya,” ujarnya.

Diketahui, permasalahan air bersih di sekitar TPA Supit Urang sudah lama menjadi keluhan warga. Selain dampak dari tumpukan sampah, kondisi geografis wilayah tersebut juga menyulitkan akses air bersih secara mandiri.

Kini, Pemerintah Kota Malang sedang merancang alternatif penyediaan air bersih yang lebih aman, efisien, dan tidak membahayakan kualitas lingkungan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang

26 May 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang
Trending on Berita