VOICEOFJATIM – Salah satu indikator tingginya aktivitas investasi dan transaksi emas di Malang kini dibaca sebagai peluang bisnis baru. Kondisi itu mendorong I Love Emas memperluas jaringannya dengan membuka gerai ke-27 secara nasional di Mall Olympic Garden (MOG), Jumat (31/7/2026). Kehadiran outlet pertama di Malang tersebut sekaligus memperpendek akses masyarakat Malang Raya yang selama ini harus menuju Surabaya untuk menjual maupun berkonsultasi mengenai emas dan logam mulia.
Deputy Director I Love Emas, Siti Annisa, mengatakan ekspansi ke Malang bukan sekadar menambah jumlah cabang, melainkan bagian dari strategi perusahaan menjangkau daerah yang dinilai memiliki potensi pasar besar.


Menurutnya, perusahaan melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan jual beli emas di Malang. Karena itu, kota ini dipilih sebagai titik ekspansi berikutnya setelah Surabaya.
“Visi kami adalah menjadi muara bagi seluruh kebutuhan masyarakat yang memiliki emas atau perhiasan, baik yang rusak, patah, anting tinggal sebelah, maupun logam mulia dalam kondisi tidak lengkap. Karena itu kami melihat Malang sebagai salah satu lokasi strategis untuk ekspansi,” ujar Annisa.
Ia menjelaskan, sejak berdiri pada 2012, I Love Emas berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya membeli emas, tetapi juga memberikan solusi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan menjual perhiasan dengan kondisi tidak sempurna.
“Kami juga ingin melihat sejauh mana antusiasme masyarakat Malang terhadap layanan yang kami hadirkan. Itu menjadi motivasi utama kami membuka cabang di Mall Olympic Garden,” katanya.
Berdasarkan kajian internal perusahaan, Malang dinilai memiliki aktivitas ekonomi yang terus berkembang dengan minat masyarakat terhadap transaksi emas yang cukup tinggi. Potensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama perusahaan memperluas jaringan di Jawa Timur.

Annisa menyebut I Love Emas memiliki tiga komitmen utama dalam memberikan layanan kepada pelanggan. Pertama, menawarkan harga pembelian yang kompetitif dengan mengacu pada harga pasar internasional.
“Kami berkomitmen menjadi pelopor pembeli emas dengan harga tinggi. Itu menjadi komitmen kami kepada pelanggan,” ucapnya.
Kedua, perusahaan menerima berbagai jenis emas dan logam mulia dalam hampir semua kondisi, termasuk perhiasan yang rusak, patah, tidak lengkap, tanpa surat, hingga logam mulia dengan berat di bawah satu gram. Penilaian dilakukan menggunakan peralatan modern tanpa merusak barang.
Selain emas, perusahaan juga menerima berlian yang memenuhi kategori pembelian.
Pilar ketiga adalah menghadirkan layanan yang aman dan nyaman melalui fasilitas ruang tunggu, proses transaksi yang efisien, serta pendampingan kepada pelanggan mulai dari konsultasi hingga transaksi selesai.
Untuk melakukan transaksi, pelanggan diwajibkan berusia minimal 21 tahun atau telah menikah dengan membawa KTP asli. Sementara warga negara asing cukup menunjukkan paspor dan KITAS.
Dalam rangka pembukaan cabang Malang, I Love Emas menggelar program undian tanpa minimal transaksi pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Program tersebut berlaku bagi seluruh pelanggan yang melakukan transaksi jual emas maupun pembelian logam mulia batangan.
Annisa berharap kehadiran gerai di MOG dapat menjadi alternatif baru bagi masyarakat Malang Raya dalam memenuhi kebutuhan transaksi emas sekaligus memperkuat posisi MOG sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan gaya hidup di Kota Malang.














