Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

APBKM Gelar Workshop Batik di Blimbing, Cetak Perajin Baru

badge-check

Capt: Para pembatik pemula di Kota Malang tengah mengikuti workshop membatik yang dilaksanakan oleh Asosiasi Perajin Batik Kota Malang (APBKM) di Kecamatan Blimbing, Minggu (12/07/26).(Foto: Ist) Perbesar

Capt: Para pembatik pemula di Kota Malang tengah mengikuti workshop membatik yang dilaksanakan oleh Asosiasi Perajin Batik Kota Malang (APBKM) di Kecamatan Blimbing, Minggu (12/07/26).(Foto: Ist)

VOICEOFJATIM – Asosiasi Perajin Batik Kota Malang (APBKM) menggelar workshop batik pemula di Kantor Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (12/7). Sebanyak 30 peserta perwakilan dari seluruh kelurahan di wilayah tersebut, antusias mengikuti kegiatan ini.

Workshop dibuka Sekretaris Camat Blimbing, Johan Fuaddy, yang mewakili camat. Ia menyatakan pemerintah kecamatan mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) batik melalui pelatihan, pelatihan, serta fasilitasi promosi.

“Kolaborasi dengan APBKM diharapkan dapat mendorong perajin untuk terus berinovasi dan memperluas pasar,” ujar Johan.

Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan APBKM, Yuharsita, mengatakan kegiatan ini menjadi awal program “Mencanting Bareng” yang akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kota Malang menjelang Hari Batik Nasional.

Capt: Para perajin batik yang tergabung dalam Asosiasi Perajin Batik Kota Malang (APBKM) saat berfoto bersama usai melaksanakan workshop batik pemula di Kecamatan Blimbing Kota Malang.(Foto: ist)

Menurut dia, program tersebut bertujuan untuk menjaring pembatik baru sekaligus memperkuat ekosistem batik di tingkat lokal. Ia juga mendorong pemangku kebijakan untuk lebih mengutamakan penggunaan batik karya perajin daerah.

Pelatihan berlangsung dengan pendampingan Putra Putri Batik Kota Malang. Para peserta diperkenalkan teknik dasar membatik sekaligus nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Sementara itu, Ketua APBKM Ki Demang (Isa Wahyudi) menyebut hingga tahun 2026 terdapat 98 perajin batik yang tergabung dalam asosiasi tersebut. Mereka tersebar di sejumlah sentra, antara lain Sukun, Bunul, dan Sawojajar, serta pengembangan di Arjowinangun.
Ia menilai pelatihan di tingkat kecamatan menjadi langkah strategis untuk memperluas regenerasi perajin dan meningkatkan minat masyarakat terhadap batik lokal.

Pada kesempatan yang sama, APBKM juga mengumumkan rencana peringatan Hari Batik Nasional pada 4 Oktober 2026 di Alun-Alun Kota Malang. Kegiatan tersebut akan diisi dengan membatik bersama, pameran, hingga peluncuran motif batik khas Kota Malang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

BRI Kepanjen Jajaki Potensi DPK dan Briguna melalui Sinergi dengan Pengadilan Agama Kabupaten Malang

25 Oct 2026 - 17:45 WIB

BRI Kepanjen Jajaki Potensi DPK dan Briguna melalui Sinergi dengan Pengadilan Agama Kabupaten Malang

KNPI Kota Malang Punya Ketua Baru, Ditantang Lebih Kritis Mengawal Kebijakan Pemerintah

24 Oct 2026 - 23:41 WIB

KNPI Kota Malang Punya Ketua Baru, Ditantang Lebih Kritis Mengawal Kebijakan Pemerintah

BRI Region 13 Malang Salurkan CSR Lebih dari Rp3 Miliar untuk 11 Pesantren

24 Oct 2026 - 17:30 WIB

BRI Region 13 Malang Salurkan CSR Lebih dari Rp3 Miliar untuk 11 Pesantren

YBM BRILiaN SBO Malang Garap Akses Air Bersih untuk 508 KK di Lumajang

23 Oct 2026 - 19:28 WIB

YBM BRILiaN SBO Malang Garap Akses Air Bersih untuk 508 KK di Lumajang

LPBHNU Kota Malang Siapkan Paralegal Santri dan Layanan Hukum Berbasis AI

23 Oct 2026 - 18:27 WIB

LPBHNU Kota Malang Siapkan Paralegal Santri dan Layanan Hukum Berbasis AI
Trending on Berita