Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

UT Malang Kukuhkan 1.086 Lulusan, Kemandirian Belajar Jadi Keunggulan Alumni

badge-check

Wisuda UT Malang Periode II Tahun 2026 di Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang (UM) Perbesar

Wisuda UT Malang Periode II Tahun 2026 di Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang (UM)

VOICEOFJATIM – Kemampuan mengatur waktu, menjaga konsistensi belajar, hingga beradaptasi dengan teknologi menjadi modal penting yang membedakan lulusan Universitas Terbuka (UT) dengan perguruan tinggi lainnya. Pengalaman menempuh pendidikan melalui sistem pembelajaran jarak jauh dinilai membentuk karakter mandiri sekaligus kedisiplinan akademik mahasiswa.

Keunggulan tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UT, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D., dalam Wisuda UT Malang Periode II Tahun 2026 di Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang (UM), Minggu (1/11/2026).

Menurut Rahmat, sistem pembelajaran UT menempatkan mahasiswa sebagai pengendali utama proses pendidikannya. Tidak seperti sistem perkuliahan konvensional yang memiliki jadwal rutin dan terstruktur, mahasiswa UT dituntut membangun pola belajar secara mandiri.

“Mereka harus mampu mengatur waktu sendiri. Jadwal belajar tidak sepenuhnya ditentukan oleh institusi, tetapi disusun oleh mahasiswa sesuai kondisi dan tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.

Konsekuensinya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan sangat ditentukan oleh konsistensi menjalankan target yang telah dibuat.

“Mahasiswa harus memiliki komitmen terhadap jadwal yang mereka susun. Mereka juga menentukan sendiri kapan ingin menyelesaikan studi dan capaian akademik yang hendak diraih,” lanjutnya.

Rahmat menilai pengalaman tersebut menjadi keunggulan tersendiri ketika lulusan memasuki dunia kerja maupun lingkungan profesional yang menuntut inisiatif dan tanggung jawab personal.

Selain kemandirian, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga menjadi kompetensi yang berkembang melalui model pendidikan UT. Pemanfaatan berbagai platform dan media pembelajaran digital mengharuskan mahasiswa terbiasa berinteraksi dengan teknologi dalam aktivitas akademik.

“Perkembangan teknologi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di UT. Mahasiswa harus mampu memanfaatkan berbagai media digital yang tersedia,” katanya.

Kemampuan beradaptasi tersebut, menurut Rahmat, turut memperkuat literasi teknologi para lulusan.

Ia juga menjelaskan bahwa prosesi wisuda bukan merupakan satu-satunya penanda sahnya kelulusan mahasiswa UT. Secara administratif dan hukum, status kelulusan telah berlaku setelah Surat Keputusan (SK) Yudisium ditandatangani Rektor UT.

Dalam skala nasional, UT setiap tahun meluluskan sekitar 70 ribu hingga 75 ribu mahasiswa.

Wisuda UT Malang Periode II Tahun 2026 di Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang (UM)

Sementara itu, Direktur UT Malang, Rini Yayuk Priyati, S.E., M.Ec., Ph.D., mengungkapkan bahwa jumlah lulusan UT Malang pada periode ini mencapai 1.800 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.086 lulusan mengikuti prosesi wisuda secara langsung di Graha Cakrawala.

“Total lulusan UT Malang semester ini mencapai 1.800 orang. Sebanyak 1.086 di antaranya hadir mengikuti wisuda di Malang,” jelas Rini.

Sebagian lulusan lainnya telah mengikuti wisuda di UT Pusat Jakarta pada pekan sebelumnya. Ada pula yang memilih tidak mengikuti prosesi wisuda.

Meski demikian, pilihan tersebut tidak memengaruhi hak lulusan untuk memperoleh ijazah. Rini memastikan dokumen kelulusan tetap dapat diambil langsung di Kantor UT Malang.

Para wisudawan berasal dari Kelompok Belajar (Pokjar) dan Sentra Layanan UT (Salut) yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Mereka merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Sekolah Vokasi, serta Pascasarjana.

Dalam kesempatan tersebut, UT Malang turut memberikan penghargaan kepada sejumlah lulusan dengan capaian akademik terbaik.

M. Erwin Piryanto dari program Magister Pendidikan Dasar mencatatkan IPK sempurna 4,00. Sementara Arik Rahmawati dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) meraih IPK 3,94, disusul Mayhidayatul Efendi dari Akuntansi S1 dengan IPK 3,93.

Prestasi akademik lainnya diraih Ari Agus Tristanto dari Sistem Informasi dengan IPK 3,87, Kholidah Diyan Nuroidah dari Sastra Inggris dengan IPK 3,69, serta Sovia Stevani Rumanda Putri dari Kearsipan D-IV dengan IPK 3,30.

Rangkaian wisuda tersebut telah diawali seminar pembekalan pada Sabtu (31/10/2026). Mengusung tema Rooted In Values, Driven by Innovation, Ready for Global Stage, kegiatan ini menghadirkan Dosen dan Motivator Prof. Dr. Maximus Gorky Sembiring, M.Sc., serta akademisi sekaligus pengusaha Dr. Ginanjar Rahmawan, S.E., M.M., M.H.

Pembekalan tersebut diarahkan untuk memperkuat kepercayaan diri lulusan, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan pengabdian di tengah masyarakat dan persaingan pada tingkat global.

Dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan UT di Malang juga ditopang kemitraan dengan Universitas Negeri Malang. Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., yang hadir dalam prosesi wisuda, menyebut hubungan kedua institusi telah terbangun dalam waktu panjang, baik melalui kerja sama kelembagaan maupun keterlibatan sumber daya akademik.

Salah satu bentuk kedekatan tersebut terlihat dari keberadaan Kantor Pusat UT Malang yang berada di kawasan kampus UM. Selain itu, sejumlah pimpinan UT sebelumnya memiliki latar belakang akademik dari UM. Hingga kini, banyak dosen UM turut berkontribusi sebagai tutor di UT.

“Hubungan kedua perguruan tinggi ini bukan kemitraan yang baru dibangun. Ada ikatan historis dan akademis yang sudah berlangsung cukup lama,” ungkap Hariyono.

Ia menilai kerja sama ant perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan. Tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa, menurutnya, membutuhkan keterlibatan berbagai institusi pendidikan.

“Ekosistem pembelajaran yang kuat tidak mungkin dibangun oleh satu perguruan tinggi saja. Kolaborasi antara perguruan tinggi negeri maupun swasta perlu terus diperkuat,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

BTN Housingpreneur 2026 di UB, Buka Peluang Bisnis Inovasi bagi Mahasiswa di Bidang Properti

2 Nov 2026 - 16:42 WIB

BTN Housingpreneur 2026 di UB, Buka Peluang Bisnis Inovasi bagi Mahasiswa di Bidang Properti

30 Anak dari Enam Sekolah Belajar Membatik di Festival Batik Sukun #7

31 Oct 2026 - 16:00 WIB

30 Anak dari Enam Sekolah Belajar Membatik di Festival Batik Sukun #7

BRI Malang Soekarno Hatta Perkuat Kebersamaan 50 BRILink Agen

29 Oct 2026 - 22:10 WIB

BRI Malang Soekarno Hatta Perkuat Kebersamaan 50 BRILink Agen

BRI Malang Martadinata Serahkan Dua Mobil Golf untuk Dukung Mobilitas Kampus UM

29 Oct 2026 - 21:47 WIB

BRI Malang Martadinata Serahkan Dua Mobil Golf untuk Dukung Mobilitas Kampus UM

BRI Region 13 Malang Salurkan 74 Barang untuk Dukung Wirausaha Mahasiswa Disabilitas UNIPAR Jember

29 Oct 2026 - 20:46 WIB

BRI Region 13 Malang Salurkan 74 Barang untuk Dukung Wirausaha Mahasiswa Disabilitas UNIPAR Jember
Trending on Berita