Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Politik

Di Bawah Komando Djoko Prihatin, Golkar Kota Malang Beri Panggung Luas bagi Generasi Muda

badge-check

Bendahara Partai Golkar Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, menegaskan bahwa era kepemimpinan Djoko Prihatin memberi ruang luas bagi tokoh-tokoh muda untuk terlibat aktif dalam dunia politik. Perbesar

Bendahara Partai Golkar Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, menegaskan bahwa era kepemimpinan Djoko Prihatin memberi ruang luas bagi tokoh-tokoh muda untuk terlibat aktif dalam dunia politik.

VOICEOFJATIM – Kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, dinilai membawa warna baru dalam dinamika kepartaian. Di bawah komandonya, Golkar tidak lagi dipandang sebagai partai yang kaku dan eksklusif, melainkan semakin terbuka bagi generasi muda untuk berproses, berkarya, dan membangun karir politik sejak dini.

Bendahara Partai Golkar Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, menegaskan bahwa era kepemimpinan Djoko Prihatin memberi ruang luas bagi tokoh-tokoh muda untuk terlibat aktif dalam dunia politik.

“Di era kepemimpinan Pak Jo ini membuka lebar ruang bagi anak-anak muda,” ujar Hendi.

Menurutnya, ruang tersebut tidak sekadar simbolik. Golkar menghadirkan konsep “rumah karya” sebagai wadah aktualisasi generasi muda. Di tempat ini, kader bisa menyebarkan minat dan bakat sesuai hobi masing-masing. Mulai dari olahraga, musik, hingga kegiatan hiburan, semua difasilitasi sebagai bagian dari pendekatan politik yang lebih humanis dan kontekstual.

Namun tak berhenti di ranah kreativitas, Golkar juga membuka ruang pemberdayaan ekonomi. Hendi mencontohkan adanya peluang kerja dan jaringan ekonomi yang diperkenalkan dalam forum-forum partai. Bahkan, pertemuan di tingkat akar rumput tidak melulu membahas strategi politik, tetapi juga menyentuh persoalan kesejahteraan kader.

“Pertemuan partai, terutama di tingkat bawah, tidak hanya membahas politik, tetapi juga soal urusan perut. Ketika kader punya solusi ekonomi, saya yakin partai juga akan semakin besar,” tegasnya.

Tantangan dan Optimisme Menuju 2029

Masuknya tokoh muda ke dalam struktur partai sering menimbulkan kekhawatiran. Sebagian pihak meremehkan kapasitas generasi muda dalam mengelola organisasi politik. Namun, Hendi menilai perbedaan gaya dan sudut pandang bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan baru.

Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan bukan sekadar persepsi, melainkan hasil konkret pada Pemilu 2029 mendatang.

“Ngomong-ngomong bisa atau tidak bisa, output-nya adalah hasil suara di 2029. Saya sendiri saat dipercaya sebagai bendahara juga banyak yang sangsi. Tapi saya minta ruang dan waktu bersama Pak Jo dan seluruh pengurus untuk membuktikan hasil di 2029,” katanya optimis.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan Djoko Prihatin tidak hanya memberi ruang, tetapi juga kepercayaan kepada kader muda untuk membuktikan diri.

Strategi Rangkul Gen-Z yang Cenderung Apatis

Fenomena apatisme politik di kalangan generasi muda menjadi tantangan tersendiri bagi partai politik. Hendi mengakui, generasi muda tidak menyukai pendekatan yang terlalu formal dan kaku.

“Anak muda itu tidak mau dikotak-kotakkan, apalagi dimasukkan ke dalam politik yang terlalu kaku,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurutnya, Golkar harus tampil lebih fleksibel, kekinian, santai, namun tetap santun. Pendekatan ini dinilai relevan untuk membangun kedekatan emosional tanpa meninggalkan nilai dan etika politik.

Saat ini, terdapat sekitar 25 anggota generasi Z yang tergabung dan siap berkontribusi dalam gerakan kekaryaan Partai Golkar Kota Malang. Dari jumlah tersebut, lima orang telah masuk dalam struktur kepengurusan resmi, sementara sisanya aktif dalam berbagai kegiatan dan siap menjadi motor penggerak di lapangan.

Mereka akan memaksimalkan peran “rumah karya” sebagai pusat pemikiran, merancang program, sekaligus membangun jejaring.

“Iya, di rumah karya itu posnya teman-teman untuk bertukar pikiran,” pungkas Hendi.

Dengan kombinasi ruang kreativitas, pemberdayaan ekonomi, serta pendekatan politik yang lebih adaptif, kepemimpinan Djoko Prihatin dinilai menjadi momentum penting bagi regenerasi Partai Golkar Kota Malang. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin energi kaum muda akan menjadi salah satu kunci kekuatan Golkar menghadapi kontestasi politik 2029.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Malang Satu Meja, Ketika Elite Partai Berbeda Arah Bicara Satu Kota

11 Sep 2026 - 11:32 WIB

Malang Satu Meja, Ketika Elite Partai Berbeda Arah Bicara Satu Kota

BNPM Jatim dan Golkar Kota Malang Siapkan Kolaborasi Sosial, Santunan hingga Program Pendidikan Masuk Agenda Bersama

1 Aug 2026 - 00:30 WIB

BNPM Jatim dan Golkar Kota Malang Siapkan Kolaborasi Sosial, Santunan hingga Program Pendidikan Masuk Agenda Bersama

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

26 Jul 2026 - 21:27 WIB

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

26 Jul 2026 - 20:48 WIB

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

Surat Perdin Wabup Lathifah Diduga Palsu, RDP DPRD Malang Memanas hingga Mendagri Turun Tangan

14 May 2026 - 17:41 WIB

Surat Perdin Wabup Lathifah Diduga Palsu, RDP DPRD Malang Memanas hingga Mendagri Turun Tangan
Trending on Politik