Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Moreno: Kritik MBG Wajar, Tapi Program Nasional Tak Bisa Semudah ‘Sim Salabim’

badge-check


					Anggota DPR RI sekaligus kader Gerindra, Moreno Soeprapto, Perbesar

Anggota DPR RI sekaligus kader Gerindra, Moreno Soeprapto,

VOICEOFJATIM.COM – Menanggapi pro-kontra seputar pelaksanaan program nasional, Anggota DPR RI sekaligus kader Gerindra, Moreno Soeprapto, menegaskan bahwa kebijakan pemerintah pusat tidak bisa langsung sempurna sejak awal.

“Program nasional baru pertama kali dijalankan, wajar kalau belum sempurna,” ujar Moreno saat ditemui, Minggu (26/10/2026).

Menurutnya, kendala dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagian besar muncul akibat faktor manusia. Ia menyebut ada sejumlah oknum dari pihak penyedia jasa dan mitra bahan baku yang belum memahami standar kerja secara utuh.

“Masalah itu muncul karena SDM di lapangan belum semuanya siap. Ada transisi dari sistem lama ke baru,” ungkapnya.

Untuk itu, Moreno menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen pelaksana, mulai dari kepala dapur, tim SPPG, hingga dinas terkait. Pemerintah, kata dia, kini memperketat pemantauan di setiap daerah.

“Kami monitor langsung dari dapur sampai bahan baku. Dinas Kesehatan juga ikut memastikan keamanan makanan di bawah kendali pemerintah daerah,” jelasnya.

Moreno menyebut mayoritas masyarakat menilai program ini positif. Bahkan, anak-anak penerima manfaat menyampaikan apresiasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Banyak anak yang bahagia dengan program ini. Ada yang bilang belum pernah makan sebaik itu di rumah,” katanya.

Ia mengutip data bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan mencapai 80 persen. Namun, ia mengingatkan bahwa program besar seperti ini tidak bisa “sim salabim” menjadi sempurna.

“Yang penting manfaatnya sudah terasa. Tinggal kita benahi bagian-bagian kecilnya,” ujar Moreno.

Mengenai kabar keracunan makanan, ia menilai perlu verifikasi mendalam.

“Kami terbuka dengan kritik, tapi bisa jadi yang membuat sakit bukan dari MBG, melainkan jajanan di luar sekolah,” tegasnya.

Di sisi lain, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengungkapkan langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan keamanan pangan MBG.

“Kami sudah bentuk satgas khusus yang bertugas mengawasi dapur dan distribusi makanan. SOP-nya harus dijalankan ketat,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan para guru untuk memeriksa menu sebelum dibagikan kepada siswa.

“Guru harus pastikan dulu menu sesuai ketentuan sebelum disajikan,” tutup Wahyu.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dari Ruang Kantor ke Ruang Hijau, BRI Malang Soekarno Hatta Tanam Investasi Lingkungan untuk Masa Depa

6 June 2026 - 08:10 WIB

Dari Ruang Kantor ke Ruang Hijau, BRI Malang Soekarno Hatta Tanam Investasi Lingkungan untuk Masa Depa

Dari Konten Misteri hingga Sejarah Malang, Misteri Malang Bangun Komunitas Penonton Lewat Gaya Khas “Ojok Kemendel Timbang Di Buntel”

3 June 2026 - 20:29 WIB

Dari Konten Misteri hingga Sejarah Malang, Misteri Malang Bangun Komunitas Penonton Lewat Gaya Khas “Ojok Kemendel Timbang Di Buntel”

Indonesia Jadi Sorotan dalam Diskusi Reformasi Hukum Pidana Asia, PERSADA UB Luncurkan Jurnal Internasional

3 June 2026 - 16:53 WIB

Indonesia Jadi Sorotan dalam Diskusi Reformasi Hukum Pidana Asia, PERSADA UB Luncurkan Jurnal Internasional

Rupiah Melemah, Investasi Emas Digital di BRImo Semakin Dilirik Masyarakat

1 June 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Melemah, Investasi Emas Digital di BRImo Semakin Dilirik Masyarakat

Fatayat NU Kota Malang Tetapkan Lima Agenda Prioritas, Fokus pada Perlindungan Perempuan hingga Penguatan Ekonomi Kader

1 June 2026 - 17:45 WIB

Fatayat NU Kota Malang Tetapkan Lima Agenda Prioritas, Fokus pada Perlindungan Perempuan hingga Penguatan Ekonomi Kader
Trending on Berita