VOICEOFJATIM – Kelompok PKK di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan kini semakin produktif setelah menerima bantuan mesin pengiris kentang dari Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia Malang. Bantuan tersebut diserahkan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada 1 Oktober 2025 kepada PKK Dasawisma Mawar 1.
Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dipimpin Ketua Tim PKM ITB Asia Malang, Dr. Theresia Pradiani, S.E., M.M., bersama dua anggota tim, yakni Dr. Rifki Hanif, S.E., M.M. dan Dr. Tri Wahyuni, S.Pd., M.Pd. Bantuan mesin pengiris kentang diberikan sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi keripik kentang yang selama ini masih dikerjakan secara manual.
Ketua PKK Dasawisma Mawar 1, Aris, mengaku sangat terbantu dengan adanya alat tersebut. Ia menyebut, proses produksi yang sebelumnya memakan waktu lama kini bisa dilakukan lebih cepat dengan hasil yang lebih seragam. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudristek dan ITB Asia Malang. Dengan mesin ini, produksi keripik kentang bisa meningkat, baik dari sisi jumlah maupun kualitasnya. Tidak seperti sebelumnya yang serba terbatas karena masih menggunakan alat manual,” ujarnya.
Desa Tosari dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kentang dan berbagai sayuran di kawasan pegunungan Bromo. Namun, keterbatasan peralatan pengolahan selama ini menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam mengembangkan produk olahan bernilai tambah. Kehadiran mesin pengiris kentang ini diharapkan mampu meningkatkan kuantitas produksi sekaligus memperbaiki kualitas keripik kentang yang dihasilkan oleh kelompok PKK.
Tidak hanya menyerahkan bantuan alat, tim PKM ITB Asia Malang juga memberikan pelatihan kewirausahaan dan manajemen usaha kepada anggota PKK. Pelatihan tersebut ditujukan untuk memperluas wawasan pelaku usaha rumahan agar mampu mengembangkan variasi produk olahan berbahan dasar kentang maupun sayuran lokal lain yang melimpah di kawasan Tengger.
Dr. Theresia Pradiani menegaskan, teknologi tepat guna yang sederhana dapat memberikan dampak besar jika dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. “Kami berharap PKK Dasawisma Mawar 1 semakin berdaya dan mandiri, serta mampu mengembangkan usaha berbasis potensi lokal yang dimiliki Desa Tosari,” jelasnya.
Menurut tim PKM, dukungan teknologi perlu dibarengi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya ditujukan untuk memperlancar proses produksi, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha kecil yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga.
Melalui kegiatan ini, ITB Asia Malang menunjukkan komitmennya untuk hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam penguatan sektor pangan lokal. Program PKM tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pemberdayaan desa yang berkelanjutan.
















Leave feedback about this